Unik, Sandwich Terpanjang di Indonesia

Saturday, March 19, 2011

planet evolution (info) ,Dalam meramaikan dan mempromosikan setiap event acara yang digelar Hotel Bidakara Jakarta, mereka melakukan sebuah cara atau terobosan terbaru untuk menarik pengunjungnya dengan cara membuat sebuah makanan terpanjang yang belum pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia. Akhirnya, cara tersebut juga telah menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dari Rekor Museum Indonesia (Muri). Giant Twisted Bread Sandwich yang memiliki panjang 228 meter 97 sentimeter dengan lebar 15 sentimeter dan memiliki ketebalan 8 sentimeter tersebut dibuat selama 3 hari oleh 20 Chef.


Menurut Buyung Radiansyah, Executive Chef Hotel Bidakara Jakarta mengatakan bahwa Pemecahan rekor Muri Giant Twisted Bread Sandwich ini merupakan hasil kreasi para chef bersama dirinya dimana pembuatan ini sengaja dilakukan mengingat makanan ini menjadi salah satu ikon yang selalu diminati dan disantap bersama makanan lain disela-sela pesta pernikahan. "Ini suatu inovasi dan terobosan kami untuk menjadikan dan mengenalkan makanan ini," terang Buyung. Buyung juga mengatakan bahwa untuk membuat sandwich sepanjang ini membutuhkan bahan baku terigu sebanyak 340 kg, Gula 51 kg, Ayam yang diris-iris 200 kg , telor ayam 2000 butir, dan keju mozzarela sebanyak 68 kg.

Setelah semua bahan sudah ada kita lalu membuat sandwich ini menjadi 3 tahap antara lain proses Bakingnya, proses pemasakan isi ayamnya, hingga proses finishing-nya dengan disajikan di atas meja yang mengitari keliling bangunan auditorium.

"Tantangan atau kesulitan utama dalam proses pembuatan ini harus dilakukan dalam waktu bersamaan dan tidak boleh telat ataupun lambat untuk menghasilkan roti berkualitas. Sehingga kita membutuhkan banyak oven guna memproses menu tersebut. Bayangkan kita bekerja dibawah pressure ditambah. Hawa panas dari puluhan oven seperti bersauna saja," terang Buyung sambil bercanda.

Setelah dipajang di atas meja, sekitar pukul 12.30 WIB beberapa orang dari Muri mulai melakukan pengukuran akan panjang dari roti sandwich tersebut. "ini syah untuk dicatat Bahwa Bidakara Hotel Jakarta kembali mengukir rekor Muri untuk keempat kalinya," Jelas J Ngadri dari Muri.

Menanggapi hal tersebut General Manager Hotel Bidakara Jakarta, Made Setiary mengatakan bahwa peraihan Rekord Muri ini merupakan record ke empat kalinya yang berhasil diraih Hotel Bidakara Jakarta. Sebelumnya pada tahun 2008 meraih Muri untuk foto pengantin terbanyak, 2009 pengantin terbanyak, 2010 panggung dekorasi motif Batik terbanyak dan 2011 Roti Sandwich terpanjang.

"Kegiatan ini sengaja kita gelar dan lakukan untuk men-support Hotel Bidakara Jakarta yang selalu menjadi tempat yang digunakan sebagai prosesi acara pernikahan khususnya di Jakarta,sehingga kita harus membuatkan terobosan baru," jelas Made Setiary. Made Setiary juga mengatakan bahwa selama setahun (2010) saja Bidakara hotel sudah menjadi tempat prosesi pernihakan dari 500 pasang pengantin. "Ya syukur ya mas, setahun segitu, kalau sebulan aja kita bisa sekitr 35-36 wedding di sini," terang Made.
Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Unik, Sandwich Terpanjang di Indonesia

Lembaran Logam Misterius Yang Jatuh Dari Langit ?

Saturday, March 5, 2011

planet evolution (info) ,
Lembaran logam berwarna hitam jatuh dari langit di rumah salah satu penduduk MountLake Terrace, Washington. Apakah hanya bagian dari serpihan pesawat yang kebetulan melintas dan terjatuh ?


Berikut ini berita yang dilansir dari KomoNews.com 22 Febuary 2011




MOUNTLAKE TERRACE, Wash. -- Is it a UFO or a loose part of a plane?

A Snohomish County woman sure would like to know after a mystery chunk of metal fell from the sky and hit her home.

The piece of metal fell from the sky, bounced of Theresa Kauffman's roof and landed on her back deck.

"It was hauling when it came," she said. "If somebody would have been out here when it came, it probably would have killed them."

What fell was a small, light metal panel about the size of a washing machine door. It's black on one side, white on the other with a couple of dings from the impact.

And it made a sound which, as Kauffman puts it, sounded like "Woo woo woo!"

Now Kauffman wants to know what it is and where it came from.

"This is the strangest thing that's happened to me," she said. "I've never had anything this weird happen like this before."

Kauffman says she heard the thing coming about 15 seconds before it hit. So she's sure someone didn't just throw it, and it didn't fall out of a tree. And it didn't fall off of a truck, either, as Kauffman doesn't live by the highway.

But she does live on a hill.

Her best guess? "I thought it was off an airplane. That was my thought," she said.

Kauffman gave the mystery piece to officials at Paine Field. But they have no idea what it is.

Flight records show only one plane flew over Kauffman's home, and the pilots found no parts missing.

And the piece of metal features no rivets or serial numbers.

So could it be what hit Kauffman's roof came from a galaxy far far away, a close encounter from outer space?

"Ooh, I don't know," she said.

Kauffman says she's already received a couple calls from UFO fanatics. But the incident hasn't made a believer out of her.

"I don't really believe in them," she said. "Somebody's got to be responsible for it. It doesn't rain sheet metal, you know."

So the mystery lives on, at least for now.





Apa sebenarnya yang jatuh dari langit MountLake Terrace, Washington?

Menurut Theresa Kauffman, yang rumahnya terkena lembaran logam yang jatuh kemungkinan adalah bagian panel dari pesawat terbang. Setelah dikonfirmasi oleh pihak petugas penerbangan setempat, ternyata hanya ada 1 pesawat yang melakukan penerbangan di sekitar area rumah Theresa.

Akan tetapi, ketika diperiksa dan bertanya pada pilot yang menerbangkan pesawat itu, mereka mengatakan bahwa tidak ada satupun bagian dari pesawatnya yang terlepas. Pesawat sedang dalam kondisi yang baik.


Dan yang lebih misterius lagi, disekeliling logam tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas paku atau baut / sekrup.

Hal ini tentu saja membuat para UFO believer menjadi semangat untuk berspekulasi akan asal-usul objek logam tersebut.


Yang jadi pertanyaan, jika benar lembaran itu adalah potongan dari pesawat, bagian pesawat manakah yang bisa 'terlepas' menurut anda ?

Bagian - bagian pesawat terbang:



Cockpit tempat pilot mengendalikan dan mengontrol pesawat

Fulsage merupakan badan atau rangka pesawat

Jet engine (mesin jet) yang berfungsi sebagai pembangkit tenaga yang akan mendorong pesawat

Elevator berfungsi untuk menaik dan menurunkan hidung pesawat

Rudder berfungsi untuk membelokan pesawat kekanan dan kekiri

Stabilizer berfungsi untuk menjaga pesawat stabil terhadap arah angin


Wing (sayap) berfungsi untuk membagnkitkan gaya angkat. Sayap pesawat terdiri dari beberapa bagian berikut


Spoiler (9) berbentuk plat kecil yang terletak di sayap pesawat berfungsi untuk mengurangi gaya angkat pesawat sesaat setelah mendarat.


Aileron (2,3) berfungsi untuk membuat gerakan memutar

Flaps (4) berfungsi untuk menambah gaya angkat saat pesawat dalam kecepatan rendah

Slats (6) berfungsi untuk memperluas area sayap pesawat agar gaya angkat pesawat bertambah


Apa anda bisa beritahu saya bagian mana itu ?

Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Lembaran Logam Misterius Yang Jatuh Dari Langit ?

Misteri penunggang kuda siluman pada kerusuhan Mesir - Penjelasan

planet evolution (info) ,Ketika rakyat Mesir berbondong-bondong melakukan demonstrasi untuk menuntut Presiden Mubarak mundur, sebuah bayangan yang terlihat seperti penunggang kuda terlihat berada di tengah-tengah kerumunan massa pada tanggal 4 Februari 2011. Mungkin kalian sudah pernah mendengar berita ini sebelumnya. Rekaman itu terlihat pada siaran berita Euronews, Al Jazeera dan MSNBC. Jadi, jelas rekaman itu bukan sebuah hoax. Tetapi rekaman itu juga tidak menunjukkan seorang penunggang kuda siluman, melainkan hanya sebuah refleksi pada kaca. Ini penjelasannya.





Pertama kali melihatnya, saya melihat ada kecocokan pola dengan sebuah refleksi cahaya pada kaca atau lensa kamera. Tetapi saya akui kalau rekaman ini menunjukkan refleksi paling menakjubkan yang pernah saya lihat.

Tentu saja, tidak semua orang serta merta menerima teori penunggang kuda siluman. Para pengunjung di dunia maya memberikan banyak respon yang berbeda.

Ada yang mengatakan kalau citra itu benar-benar menampakkan sosok yang sesungguhnya. Tetapi bukan penunggang kuda, melainkan penunggang unta. Berdasarkan foto-foto kerusuhan yang didapatkan, para pendukung presiden Mubarak memang menggunakan unta untuk ikut berdemonstrasi.

Tetapi teori ini tidak bisa menjelaskan mengapa citra penunggang unta tersebut terlihat berwarna hijau terang, berbeda dengan warna demonstran lainnya. Jadi, penjelasan ini tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan.

Lalu ada yang beranggapan kalau sang kameraman sebenarnya mengambil rekaman itu dari balik jendela kamar. Di belakang kameraman tersebut, sebuah televisi sedang menayangkan berita mengenai kerusuhan sebelumnya yang menampilkan para penunggang unta tersebut. Layar televisi tersebut kemudian terefleksi pada jendela kaca yang kemudian ikut terekam dalam video tersebut.

Penjelasan ini sangat masuk akal. Namun, kita tidak memiliki buktinya dan saya yakin akan sangat sulit untuk membuktikannya.

Dari sekian banyak tanggapan yang berbeda, mayoritas mereka yang menyaksikan rekaman ini memang percaya kalau citra tersebut adalah refleksi kobaran api pada lensa. Argumen ini didasarkan pada gerakan penunggang kuda yang mengikuti gerakan kamera. Namun, mereka yang berpendapat seperti ini juga cukup heran dan tidak bisa menunjukkan bagaimana api tersebut bisa menghasilkan citra yang luar biasa itu.

Namun, ada satu orang yang bisa memberikan penjelasan dengan sangat memuaskan.

Saya menemukan penjelasan itu di sebuah rekaman video di youtube yang diupload oleh seseorang dengan username punjedi yang sayangnya pada saat tulisan ini dibuat baru disaksikan oleh 2.398 orang. Saya rasa hanya punjedi yang berhasil menjelaskan fenomena ini dengan sangat baik.

Menurut punjedi, rekaman itu bisa jadi diambil dari balik kaca jendela. Bayangan kobaran api yang ada di lokasi demonstrasi telah terefleksi pada kaca jendela. Lensa kamera kemudian membalik refleksi tersebut dan mengubahnya menjadi citra penunggang kuda. Sedangkan warna refleksi yang hijau bisa diakibatkan oleh sumber cahaya lain yang ada di dekat situ.

Sebuah pareidolia yang sangat baik.


Untuk memahami mengapa refleksi bayangan tersebut terbalik dan berubah warna, saya menyertakan sebuah contoh dari rekaman yang lain.

Rekaman di bawah ini diambil dari sebuah arena balap mobil. ketika sebuah mobil mengeluarkan semburan api yang terang, dua refleksi muncul di lensa kamera. Refleksi itu terlihat berwarna merah (berbeda dengan warna api) dan berada pada posisi terbalik (flipped).

Ini screen shotnya.

Dan ini rekamannya:


(youtube link)

Nah, untuk mengerti bagaimana kobaran api bisa menciptakan refleksi tersebut, punjedi menyandingkan rekaman kobaran api dengan rekaman penunggang kuda siluman.

Kemudian ia membalik (flipped) potongan rekaman penunggang kuda siluman tersebut dan memutarnya 180 derajat ke bawah.

Ketika melihat dua citra itu disandingkan, maka akan sangat jelas terlihat kalau kobaran api itu memang bertanggung jawab atas citra penunggang kuda tersebut.

Perhatikan gerakan penunggang kuda dan kobaran api tersebut, keduanya bergerak dengan selaras.

Ini rekamannya:


(youtube link)

Refleksi semacam ini memang biasa terjadi pada sebuah foto atau rekaman yang memiliki sumber cahaya terang dan dalam banyak kasus telah sering disalahartikan sebagai penampakan UFO atau hantu. Contohnya adalah dalam kasus UFO jembatan Suramadu yang sempat menghebohkan pada Juni 2010. Kalian bisa membaca mengenainya disini.

Kembali ke penunggang kuda siluman Mesir, video yang dibuat oleh punjedi telah menjelaskannya dengan baik. Bukankah begitu?

Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Misteri penunggang kuda siluman pada kerusuhan Mesir - Penjelasan

Bogdan : Bocah Bertubuh Magnet, Serbia - Hoax

planet evolution (info) ,
Setiap manusia memiliki medan elektromagnetis halus di tubuhnya, meski sebagian besar dari kita tidak menyadarinya. Seorang bocah Serbia berusia 7 tahun bernama Bogdan mengejutkan publik, setelah adanya klaim dari keluarganya yang menyatakan bahwa Bogdan bertubuh Magnetik.



Diliput langsung di hadapan crew MSNBC, keluarga Bogdan mempertunjukkan bahwa anak laki-laki ini bisa ditempelkan perlatan makan seperti sendok, garpu, bahkan microphone dan juga piringpun bisa tertempel di tubuhnya.

Apakah kalian pernah melihat magnet yang bisa menempel di piring ?



Menurut wartawan MSNBC yang meliput langsung di rumah keluarga Bogdan, dia mengatakan bahwa Bogdan memiliki kekuatan yang unik. Dan penuturan keluarga Bogdan, bahwa Bogdan telah memiliki kemampuan ini sejak lahir. Bogdan juga tidak diperbolehkan mendekat di alat-alat rumah tangga yang bersifat elektromagnetik seperti televisi, komputer dan lain-lain.

Cukup aneh memang, karena bukan hanya logam saja yang menempel ditubuhnya. Piring yang coba didekatkan juga tampak menempel ditubuhnya.

Sebelumnya pada 20 Agustus 2010 lalu, seorang wanita asal Inggris juga diklaim memiliki kemampuan menempelkan benda-benda metal ke tubuhnya.

Brenda Alison


Benda-benda metal seperti koin, penjepit rambut, kunci, tutup botol sampai kunci pas. Benda metal tersebut bisa menempel di tubuh perempuan yang bekerja sebagai account manager ini selama 45 menit tanpa jatuh.

Tak heran bila Allison dijuluki manusia magnet. Ia mengaku kerap malu dengan efek magnet di tubuhnya. Dia pernah membuat sebuah alarm mobil menyala, mengganggu sinyal televisi, sampai mematikan bola lampu.

Bahkan suatu hari, Allison dituduh menggunakan voodoo gara-gara mesin kasir rusak setelah dia melewatinya.

Tanda-tanda kekuatan magnet ini sebenarnya sudah mulai dirasakan Allison sejak kecil. Ketika itu, tiap kali orangtuanya membelikan jam pasti rusak karena gelombang elektromagnetik merusak mekanisme jam tersebut. Orangtuanya pun berhenti membelikan Allison jam.

Sejak kecil Allison juga menulis di buku harian soal kejadian-kejadian yang dia alami. Berdasarkan catatan ini, dia mengetahui daya tempel magnet ini semakin kuat ketika Allison mengalami menstruasi.

Dokter yang sempat memeriksanya mengatakan mangnet di tubuh Allison kemungkinan terjadi karena tingkat stres yang tinggi, dia diminta untuk sedikit santai.

Akan tetapi kemampuan Brenda Alison diklaim Hoax oleh berbagai pihak. Sebab, dalam video, jelas-jelas dia menempelkan angka 5 didadanya yang ternyata berbahan plastik.

Kesimpulan & Fakta

Saya melihat bahwa apa yang terjadi pada Brenda Alison, juga tengah dilakukan oleh keluarga Bogdan yang mengklaim anaknya memiliki kekuatan super. Wartawan MSNBC seharusnya lebih selektif meliput berita. Faktanya jika Bogdan ataupun Brenda memiliki kemampuan magnetik ditubuhnya, kenapa benda-benda logam yang ringan tidak dengan sendirinya berterbangan dan menempel ditubuh mereka ? Dan harus ditempelkan seperti itu ?

Kesalahan fatal yang dilakukan oleh keluarga Bogdan juga sama dengan Brenda. Jika Brenda tanpa sengaja menempelkan benda plastik, maka Bogdan dengan piring.



Bagaimana mungkin piring bisa menghasilkan gaya tarik menarik jika didekatkan dengan magnet sekalipun ?

Tubuh yang lengket juga bisa menjadi faktor penunjang untuk melakukan trik sederhana ini.

Anda juga bisa mencobanya dirumah, dengan menempelkan benda apa saja entah itu logam ataupun plastik dan menempelkannya di tubuh anda. Mungkin anda juga akan terlihat sebagai manusia berkekuatan super.


Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Bogdan : Bocah Bertubuh Magnet, Serbia - Hoax

Mind Game - Apakah Amerika telah berhasil mendapatkan senjata pengendalian pikiran?

planet evolution (info) ,Di kalangan penganut teori konspirasi, ada kepercayaan kalau pemerintah Amerika Serikat secara rahasia mentransmisikan perintah untuk melakukan pembunuhan ke otak orang-orang tertentu. Walaupun teori ini terdengar absurd, namun belakangan diketahui kalau kepercayaan ini memiliki dasar yang cukup solid.


Ketika Sirhan Sirhan membunuh senator Robert Kennedy, ia mengatakan kalau ada suara di kepalanya yang telah membuat ia membunuh. Ketika Mark David Chapman membunuh John Lennon, ia juga mengatakan hal yang sama.

Mungkin sebagian pembunuh memang mendengar suara iblis berbisik di telinga mereka, namun sebagian lagi mungkin memang mendengar perintah pembunuhan langsung dari Pentagon.

Pada tahun 2007 lalu, Steven R. Corman menulis di jurnal Comops sebagai berikut:
"Beberapa waktu yang lalu, di workshop pemerintahan, saya pernah mendengar seseorang mendeskripsikan sebuah peralatan baru yang disebut sebagai "Suara Tuhan." Peralatan ini disebut dapat beroperasi dari jarak jauh dan dapat mengirimkan sebuah pesan hanya kepada pikiran satu orang. Kisah yang saya dengar menyebutkan kalau peralatan ini diujicoba pada perang Irak dengan cara mengirim pesan kepada seseorang di dalam kelompok pemberontak yang dengan segera akan terlihat seperti orang kebingungan, melihat ke segala arah dan mulai masuk ke dalam perdebatan panas dengan rekan-rekan lainnya yang tidak mendengar pesan itu. Pada saat mendengar kisah itu, saya menerimanya dengan perasaan skeptis."
Tentu saja, siapapun yang mendengar kisah seperti itu akan menerimanya dengan skeptis. Senjata luar biasa seperti yang dideskripsikan Corman sepertinya hanya ada di dalam kisah-kisah science fiction. Tetapi, senjata seperti itu ternyata benar-benar ada dan sedang dikembangkan oleh Pentagon. Jika Pentagon melakukan riset mengenai teknologi ini, tentu saja bukan demi perkembangan ilmu pengetahuan. Melainkan untuk alasan politik atau keamanan nasional.

Sebagian penganut teori konspirasi yang merasa diincar oleh pemerintah bahkan bertindak lebih jauh dengan mengenakan topi berbahan timah untuk menghalangi masuknya sinyal-sinyal pemerintah yang tidak diinginkan ke kepala mereka. Mungkin bagi kalian terdengar seperti orang tolol atau paranoia, tetapi tunggu Sampai kalian mendengar kelanjutannya.

Pada tahun 1991, seorang ilmuwan Rusia spesialis pesan subliminal bernama Igor Smirnov pernah mengajukan sebuah teori untuk memberantas terorisme dengan cara memberikan pengaruh akustik ke dalam pikiran para tersangka. Ia bahkan mendemonstrasikan kepada para pengamat dari Amerika kalau transmisi suara infra yang berada di bawah ambang normal pendengaran manusia dapat memberikan pesan kepada otak manusia yang mengalir lewat tulang.

Ketika FBI menghadapi masalah dengan sekte sesat Branch Davidian, mereka berkonsultasi dengan Smirnov yang kemudian mengusulkan untuk mempengaruhi David Koresh, sang pemimpin sekte, dengan memberikan pesan subliminal lewat telepon. Salah satu ide yang diusulkannya adalah aktor Charlton Heston merekam suaranya secara subliminal untuk memberikan kesan sebagai "suara Tuhan" yang memerintahkannya untuk menyerah.

Tidak ada konfirmasi mengenai penggunaan ide Smirnov dalam menaklukkan David Koresh, namun sekarang kita tahu kalau ide penggunaan teknik pengendalian pikiran untuk menaklukkan musuh ternyata telah ada sejak lama. Walaupun demikian, tidak ada tanda-tanda kalau pemerintah Amerika Serikat tertarik mengeksplorasi metode ini dan menggunakannya dalam peperangan.

Namun, semua itu berubah pada tahun 2006. Pada tahun itu, seorang pria yang dianggap sebagai pengidap paranoid schizoprenic oleh para psikiater (karena ia percaya pemerintah secara diam-diam mentransmisikan suara-suara ke dalam pikirannya) mengajukan permintaan pengungkapan dokumen negara berdasarkan undang-undang keterbukaan informasi (freedom of information act).

Pria ini secara spesifik meminta pemerintah membuka informasi mengenai Microwave Auditory Effect, telepati dan hipnotis. Karena Pentagon juga terikat dengan undang-undang itu, mau tidak mau mereka membuka dokumen itu.

Halaman demi halaman dokumen tersebut mengungkapkan sebuah kenyataan kalau pemerintah Amerika telah menghabiskan jutaan dolar demi meneliti fenomena-fenomena yang sering dianggap sebagai pseudo sains seperti telephatic ray gun atau fevers laser yang bisa membuat korban mengalami disorientasi dan menjadi lebih tidak agresif.

Di salah satu bagian dokumen tersebut ditemukan kalau pemerintah Amerika juga mengadakan eksperimen untuk mengirimkan suara seseorang secara telepatik dengan menggunakan gelombang mikro jarak dekat!

Sekarang, para penganut teori konspirasi yang sering dianggap paranoid itu menjadi terlihat lebih waras! Kebanyakan orang bahkan tidak pernah tahu kalau pemerintah Amerika ternyata tertarik dengan hipnotis atau telepati.

Eksperimen yang disinggung di dalam dokumen itu adalah mengirimkan suara seseorang yang menyebutkan bilangan 1 sampai 10 ke pikiran sukarelawan yang berada di ruangan lain. Ini adalah bentuk sederhana dari apa yang dipercayai para penganut teori konspirasi. Jadi, bukan saja teknologi ini memungkinkan, tetapi pemerintah juga menelitinya.

Sebenarnya ini tidak terlalu mengherankan mengingat pemerintah Amerika pernah bereksperimen dengan pengendalian pikiran lewat proyek MK Ultra. Namun, eskperimen ini berbeda dari MK Ultra. Orang-orang menyebut teknologi ini dengan sebutan V2K, yaitu istilah militer yang berarti Voice to Skull.

Mereka yang pernah menjadi korban V2K menyebut diri mereka dengan sebutan TI's atau Targeted Individuals. Sampai sekarang, para TI's ini berkumpul secara periodik untuk berbagi pengalaman. Para TI's ini juga hidup dengan diliputi oleh ketakutan yang konstan karena percaya kalau agen-agen pemerintah selalu menguntit mereka. Beberapa orang bahkan percaya kalau tetangga mereka sesungguhnya adalah agen pemerintah yang sedang menyamar.

Karena itu, kumpulan TI's ini sering dicemooh dan bahkan mendapat sebutan Tin Foil Hat, julukan yang merujuk kepada topi timah yang dipercaya bisa menghalangi sinyal-sinyal asing masuk ke kepala seseorang (Magneto dari film X man juga menggunakannya untuk mencegah Prof.Xavier "memasuki" kepalanya).

Di halaman Wikipedia, Tin Foil Hat disebut sebagai stereotype populer dan frase yang merujuk kepada paranoia dan kaitannya dengan penganut teori konspirasi. Walaupun wikipedia merujuk istilah ini sebagai cemoohan, namun kemampuan topi timah untuk menghalangi penetrasi sinyal memiliki dasar sains yang telah diujicoba oleh laboratorium Massachussets Institute of Technology. Timah ditemukan bisa mengatur gelombang radio.

Salah seorang TI's bernama Harland Girard menceritakan kalau masalah yang dihadapinya dimulai pada tahun 1983. Girard berprofesi sebagai seorang pengembang real estate dan ia tidak pernah mengalami sesuatu yang aneh sebelumnya. Suatu hari, seorang wanita menepikan mobilnya, menunjuk Harland dengan jarinya dan kemudian segera pergi begitu saja. Lalu, Harland mulai merasa kalau ia sering diawasi. Ada orang-orang tidak dikenal berlari di bawah jendela apartemennya di malam hari. Ia juga melihat ada beberapa tetangganya yang bersikap tidak wajar, seperti sedang mengawasinya.

Girard yang mengira dirinya sudah mulai gila mencari pertolongan dari teman wanitanya yang kebetulan berprofesi sebagai psikiater. Namun, tidak ada hasil yang memuaskan. Girard sepertinya tidak sedang mengalami gejala psikologi yang tidak normal. Selain klaimnya kalau ia sedang diawasi, Girard menjalani kehidupannya dengan normal.

Pada tahun-tahun berikutnya, ia merasa kalau orang-orang yang mengawasinya telah pergi. Namun, pada tahun 1984, ia mulai mendengar suara-suara di kepalanya. Suara itu berupa suara pria dan wanita. Kadang Girard bisa melihat wajah dari pemilik suara itu dalam gambar mental di kepalanya. Suara itu memanggilnya dengan sebutan "Mr.Girard".

Berkali-kali suara itu mengatakan kepadanya kalau ia sesungguhnya sudah mulai menjadi gila. Suatu hari ketika Girard sedang berada di dekat seorang wanita gemuk, suara itu berkata: "Hey Mr.Girard, bukankah wanita itu terlihat seperti kulkas?"

Awalnya suara-suara itu hanya muncul 2 atau 3 kali sehari, namun setelah beberapa lama, suara itu terus terdengar di kepalanya, bahkan kadang disertai dengan rasa sakit di tubuhnya. Gejala ini kemudian dianggap Girard sebagai efek samping dari senjata energi yang dilepaskan pemerintah kepadanya.

Enam bulan kemudian, suara itu bertanya kepadanya: "Mr.Girard..Mr Girard, mengapa engkau belum mati-mati juga?"

Ketika Girard menceritakan kepada teman-temannya, ia malah menjadi bahan tertawaan. Beberapa temannya menganggapnya benar-benar mulai menjadi gila.

Pada tahun 1988, Girard memutuskan untuk mencari jawaban atas persoalannya. Ia meninggalkan pekerjaannya dan mulai menyelidiki kasus ini secara sepenuh waktu. Lewat beberapa penelitiannya ia menemukan petunjuk kalau pada tahun 1950an, pemerintah Amerika pernah melakukan eksperimen-eksperimen pengendalian pikiran lewat proyek MK Ultra. Ia juga menemukan kalau CIA pernah meneliti kemungkinan mempengaruhi pikiran dengan gelombang elektromagnetik. Ia juga menemukan kalau pada tahun 1970an para peneliti militer di Walter Reed Army Institute of Research pernah menggunakan pancaran gelombang mikro untuk mengirimkan sejumlah kata ke dalam kepala seseorang. Boleh dibilang Girard menemukan semua referensi untuk setiap keanehan yang dialaminya. Ini membuatnya semakin yakin kalau karena suatu hal ia telah menjadi kelinci percobaan pemerintah.

Jika pihak militer memang meneliti kemungkinan penggunaaan senjata-senjata elektromagnetik seperti itu, apakah mereka telah sukses mengaplikasikannya dalam perang?

Sebenarnya, senjata sejenis ini sudah pernah digunakan, tetapi dokumentasi yang tercatat menyebutkan kalau bukan pihak Amerika Serikat yang menggunakannya, melainkan Uni Sovyet. Pada tahun 1960an, pihak Sovyet pernah membombardir kedutaan Amerika di Moscow dengan gelombang elektromagnetik level rendah. Menyusul serangan ini, pada tahun 1965, Pentagon meluncurkan proyek Pandora yang memfokuskan diri pada efek dari serangan gelombang mikro.

Proyek Pandora diketahui berakhir pada tahun 1970, namun ada indikasi kalau eskperimen mengenai penggunaan gelombang mikro terus berlanjut. Ini tercermin dari sebuah paper yang ditulis untuk Angkatan Udara Amerika pada pertengahan tahun 1990an. Paper ini menyinggung mengenai penggunaan gelombang suara untuk mengirim pesan ke dalam kepala seseorang.

Penulis paper itu mengatakan:
"Sinyal yang dikirim itu akan menjadi 'pesan Tuhan' yang dapat digunakan untuk memperingati musuh mengenai bencana yang akan datang atau untuk meminta mereka agar menyerah."
Bayangkan, jika senjata seperti ini benar-benar ada, maka tidak perlu lagi ada AK 47 atau Rudal Scud untuk menaklukkan sebuah negara. Yang dibutuhkan hanyalah sebuah senjata yang bisa mengacaukan pikiran seseorang dengan menaruh sugesti yang diinginkan, misalnya dengan memerintahkan seorang pengawal presiden untuk membunuh tuannya seperti yang dialami oleh Indira Gandhi atau meminta seorang operator nuklir di negara musuh untuk meluncurkan nuklir ke arah negaranya sendiri!

Selamat datang di era peperangan masa depan!

Nah, mungkin sebagian dari kalian masih akan menyebutnya sebagai mengada-ngada. tetapi, apa yang diungkapkan dokumen pemerintah itu ternyata tidak sampai disitu saja.

Pada tahun 2002, laboratorium angkatan udara Amerika ternyata telah mempatenkan teknologi tersebut!

Teknologi yang dimaksud adalah teknologi untuk mengirimkan pesan ke dalam kepala seseorang lewat gelombang mikro. Awalnya, pihak angkatan udara menolak untuk membicarakan teknologi luar biasa ini. Namun ketika ada permintaan pengungkapan data atas dasar undang-undang kebebasan informasi, dokumen-dokumen tersebut akhirnya dilepas ke publik.

Menurut dokumen tersebut, paten teknologi tersebut didasarkan pada eksperimen yang dilakukan pada Oktober 1994 di laboratorium Angkatan Udara Amerika yang berhasil mengirimkan sebuah frase ke dalam kepala seseorang!

Pengembangan teknologi ini diketahui berlangsung hingga tahun 2002.

Tetapi, ternyata bukan hanya pihak militer yang bisa melakukannya. Pada tahun 2007, teknologi semacam ini diketahui digunakan oleh sebuah perusahaan untuk tujuan pemasaran!

Pada Desember 2007, Allison Wilson yang sedang berjalan kaki di New York mendengar suara di kepalanya: "Siapa disana.. siapa disana. Ini bukan imajinasimu."

Belakangan diketahui kalau Allison ternyata dipengaruhi oleh sebuah iklan miniseri berjudul "Paranormal State" yang menggunakan teknologi Holosonic. Teknologi ini bisa mengirimkan suara yang hanya bisa didengar oleh satu orang di keramaian.

Suatu hari nanti, sebuah perusahaan bahkan akan bisa "menghipnotis" kita untuk membeli sesuatu yang tidak kita inginkan!


Mengenai teknologi ini, Dennis Bushnell, Kepala ilmuwan di laboratorium penelitian NASA di Langley, Virginia, berkata: "Hasil penelitian ini sangat sensitif sehingga hampir tidak mungkin diumbar ke publik."

Menurutnya serangan terhadap otak manusia adalah bagian dari strategi perang di masa depan.

Girard yang telah menghabiskan banyak waktu untuk mengungkap teknologi ini percaya kalau pemerintah Amerika terlebih dahulu mengujicobakannya kepada masyarakat sipil sebelum digunakan dalam peperangan yang nyata. Argumen Girard tidak bisa dibilang salah. Selama era perang dingin, pemerintah Amerika terbukti pernah mengadakan uji coba militer dengan cara memberikan radiasi kepada masyarakat sipil. Ini dikonfirmasikan dengan dokumen-dokumen militer yang telah dilepas kepada publik.

Tetapi kalaupun memang benar pemerintah mengujicobakan teknologi itu kepada masyarakat sipil, mengapa mereka memilih Girard?

Menurut Girard, ini mungkin karena pada tahun 1980an, ia pernah mengeluarkan pernyataan anti Bush senior yang waktu itu masih menjabat sebagai wakil presiden dari Ronald Reagan. Ini dikonfirmasikan oleh suara yang pernah didengar di dalam kepalanya.

Girard bercerita:

"Suatu hari, aku sedang bersiap untuk tidur. Lalu aku mendengar satu suara berkata 'Mr.Girard, tahukah kamu siapa yang ada di dalam studio bersama kita?' Ia adalah George HW Bush, wakil presiden Amerika Serikat."

Terdengar aneh, tetapi itulah yang dialami oleh para TI's dari seluruh dunia. Saat ini mereka secara teratur bertemu di dunia maya untuk membagikan pengalaman mereka. Dari hasil diskusi dengan para TI's, diketahui kalau kebanyakan dari mereka mengalami gejala seperti suara berdengung di telinga, adanya manipulasi di beberapa anggota tubuh mereka, mendengar suara-suara di kepala mereka, merasa selalu ada yang mengawasi, adanya sensasi seperti ditusuk di kulit tubuh dan bahkan ada yang melaporkan serangan seksual terjadi atas diri mereka.

Gloria Naylor, salah seorang TI yang menulis buku mengenai pengalamannya berkata:
"Sebenarnya aku tidak ingin menceritakan mengenai pengalaman ini karena dibutuhkan keberanian yang sangat besar, bahkan mungkin lebih besar daripada yang aku miliki. Namun, aku tidak punya pilihan lain. Saat ini, aku sedang mengadakan peperangan memperebutkan pikiranku. Jika aku berhenti sekarang, mereka akan menang dan aku akan kehilangan diriku sendiri."
Ketika Naylor mulai mendengar suara-suara itu, ia pergi ke psikiater dan meminta pertolongan. Namun psikiater tidak bisa membantunya melenyapkan suara-suara di dalam kepalanya. Pada tahun 2000, ketika ia menemukan forum TI's dan bergabung ke dalamnya, barulah suara-suara itu berhenti. Dan ia tidak lagi merasa diawasi.

Mengenai pengendalian pikiran ini, John Alexander, salah seorang penasehat militer Amerika Serikat berkata: "Kita sekarang berada pada era dimana kita bisa melakukan itu. Dimana batasan-batasan etikanya, itulah pertanyaan tersulitnya."

John memang benar. Namun, bagaimanapun juga, saya yakin kalau dalam waktu dekat, kita akan melihat penggunaaan teknologi itu di dalam peperangan yang nyata.

Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Mind Game - Apakah Amerika telah berhasil mendapatkan senjata pengendalian pikiran?

Mycenaeans - Peradaban Misterius pada tahun 1600 an SM

planet evolution (info) ,
Tumbuh dari peradaban Minoan, Myceanaeans lahir sekitar tahun 1600 SM di Yunani selatan. Mycenaeans tersebar di dua pulau dan daratan selatan, Myceaneans membangun dan menguasai banyak kota-kota besar seperti Mycenae, Tiryns, Pylos, Athena, Thebes, Orchomenus, Iolkos dan Knossos.


Banyak mitos Yunani berpusat di sekitar Mycenae termasuk legenda Raja Agamemnon, yang memimpin pasukan Yunani selama Perang Troya. Para Myceaneans unggul dalam kekuatan laut yang dominan dan dengan kecakapan angkatan laut mereka untuk perdagangan serta untuk militer.

Karena kurangnya sumber daya alam, Myceaneans banyak mengimpor barang dan mengubah barang-barang para Mycenaeans menjadi item sellable, dan karena itu para Mycenaeans menjadi ahli pengrajin, sehingga dikenal di seluruh Aegea untuk senjata dan perhiasan yang mereka hasilkan

Mengapa Peradaban ini Lenyap?

Tidak ada yang tahu pasti, tapi satu teori adalah bahwa kerusuhan antara kelas petani dan kelas penguasa menyebabkan akhir Myceaneans. Sebab Lain diperkirakan karena gangguan pada rute perdagangan, atau faktor alam seperti gempa bumi.






Namun teori yang paling populer adalah bahwa mereka diserang oleh peradaban dari utara seperti Dorians (yang menetap di daerah tersebut setelah jatuhnya Myceaneans) atau Manusia Laut (yang pada waktu itu bermigrasi dari Balkan ke Timur Tengah).
Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Mycenaeans - Peradaban Misterius pada tahun 1600 an SM

Random Event Generator - Bisakah sebuah mesin memprediksikan peristiwa masa depan?

planet evolution (info) ,Apakah kita bisa mempengaruhi sebuah mesin dengan kekuatan pikiran kita? Sejumlah ilmuwan dari berbagai negara percaya kalau jawabannya adalah ya. Hasil dari keyakinan ini adalah sebuah mesin yang bernama Random Event Generator yang bahkan mampu melakukan sesuatu yang tidak diduga sebelumnya, yaitu meramalkan terjadinya sebuah peristiwa besar seperti serangan 11 September.


Awalnya, Random Event Generator atau REG dikembangkan bukan untuk meramal. Kemampuan itu ditemukan tanpa sengaja ketika para peneliti mencoba untuk melihat efek pikiran populasi dunia terhadap mesin tersebut.

Walaupun terdengar seperti sebuah pandangan mistik, ide untuk melakukan eksperimen ini datang langsung dari seorang peneliti Princeton University bernama Dr.Roger Nelson. Dr.Nelson sendiri adalah seorang ahli psikologi eksperimental di universitas ternama itu.

Pada pertengahan tahun 1990an, ia memulai eksperimen ini dengan hipotesis kalau proses berpikir setiap orang di planet ini akan membentuk sebuah "kesadaran global" yang dapat berinteraksi dengan sebuah perangkat keras sehingga bisa mempengaruhi output perangkat tersebut. Sebagian orang menyebut "kesadaran global" ini dengan julukan "pikiran Tuhan".

Dr.Nelson mendapatkan inspirasinya dari penelitian Prof. Robert Jahn (Juga dari Princeton University) yang pada tahun 70an telah melakukan penelitian untuk mengetahui apakah pikiran manusia bisa mempengaruhi sebuah mesin.

Bedanya, Dr.Jahn melakukan eksperimen ini dalam skala mikro. Ia meminta beberapa sukarelawan untuk memproyeksikan pikiran mereka ke sebuah mesin yang secara terus menerus mengeluarkan output berupa angka nol dan satu. Hasilnya cukup mengejutkan. Output yang dihasilkan oleh mesin mengalami anomali sehingga Prof.Jahn menyimpulkan kalau pikiran manusia memang bisa mempengaruhi sebuah sistem fisik seperti mesin.

Dr.Nelson yang terinspirasi kemudian mencoba untuk menerapkan eksperimen ini dalam skala yang lebih besar. Lalu ia membuat sebuah mesin atau "kotak hitam" yang juga menghasilkan output berupa angka nol dan satu secara acak. Mesin ini dipasang di berbagai negara dan terhubung dengan sebuah server di Laboratoriumnya di Princeton.


Jika mesin itu tidak mendapatkan pengaruh dari luar, maka output yang dihasilkan tidak akan berubah, dengan kata lain tetap acak. Walaupun acak, hukum probabilitas akan menyebabkan mesin itu mengeluarkan angka nol dan satu yang hampir sama banyak sehingga grafik yang dihasilkan hanya berupa garis lurus.

Namun, ketika kesadaran global muncul, mungkin akibat terjadinya sebuah peristiwa besar, output yang dihasilkan tidak akan acak lagi. Misalnya, angka satu mungkin akan lebih sering muncul sehingga menghasilkan sebuah lonjakan tajam di dalam grafik (spike).

Jadi, Dr.Nelson hanya perlu memperhatikan lonjakan tersebut dan melihat korelasinya dengan peristiwa nyata yang sedang terjadi di dunia.

Perlu diingat kalau mesin ini tidak memiliki sensor untuk menangkap sinyal ataupun gelombang apapun dan benar-benar dibuat hanya untuk melihat apakah pikiran manusia yang abstrak mampu mempengaruhi sebuah benda fisik.

Awalnya, Dr.Nelson hanya memiliki 40 mesin REG di seluruh dunia yang terhubung dengan server di Princeton. Mesin-mesin ini terus menghasilkan jutaan output secara konstan, kebanyakan hanya terlihat seperti garis lurus.

Lalu, pada tanggal 6 September 1997, sesuatu terjadi!

Output mesin REG-nya menghasilkan sebuah spike. Kebetulan, pada hari itu, sekitar satu milyar penduduk dunia sedang menyaksikan secara langsung pemakaman putri Diana lewat televisi. Jadi, diasumsikan kalau sebuah perubahan dalam emosi global telah tercipta dan mempengaruhi output mesin REG.

Dr.Nelson takjub!

Apa yang disaksikannya mungkin telah meneguhkan hipotesisnya.

Melihat hasil yang luar biasa ini, ia memutuskan untuk meminta bantuan dari rekan-rekan penelitinya. Karena itu, pada tahun 1998, ia mengumpulkan sekitar 100 ilmuwan dari seluruh dunia dan memulai sebuah eksperimen yang disebutnya Global Conciousness Project (GCP, yang kadang juga disebut sebagai EGG Project).

Proyek ini mendapat dukungan penuh dari Institute of Noetic Sciences, sebuah organisasi yang pernah disinggung Dan Brown dalam Novelnya, The Lost Symbol.

Mengenai tujuan dari eksperimen ini, Roger Nelson menyatakan kalau eksperimen ini dapat memberikan "Sebuah pemahaman yang sangat penting mengenai perilaku manusia dalam skala yang lebih besar yang berpotensi untuk membantu kita membentuk masa depan yang lebih baik dan kredibel."

Setelah Global Conciousness Project dibentuk, paling tidak terdapat 65 tempat di seluruh dunia yang menampung mesin REG yang hasilnya terus ditransmisikan ke Princeton.

Selama esperimen berlangsung, para peneliti terkagum-kagum ketika menemukan mesin REG tersebut berhasil "merasakan" peristiwa-peristiwa besar yang terjadi di seluruh dunia.

Ketika malam tahun baru tiba, mesin itu akan menghasilkan spike, menunjukkan kalau ia merasakan sukacita yang terjadi di seluruh dunia.

Ketika pasukan NATO menyerang Yugoslavia dengan serangan bom, spike kembali muncul.

Begitu juga ketika kapal selam Kursk milik Rusia tenggelam, ketika terjadi sengketa hasil pemilu Amerika Serikat tahun 2000 dan ketika Barack Obama terpilih menjadi presiden.

Tentu saja, ketika Roger Nelson pertama kali meneliti fenomena ini, ia hanya berasumsi kalau output mesin itu akan berubah ketika sebuah kesadaran global terbentuk akibat peristiwa yang telah terjadi.

Namun, pada tanggal 11 September 2001, ia menemukan sebuah misteri yang cukup mengejutkan.

Mesin itu ternyata bisa "merasakan" sebuah peristiwa besar beberapa jam sebelum terjadi!

Dengan kata lain, mesin itu meramalkan terjadinya peristiwa tersebut.

Seperti yang kita ketahui bersama, pada tanggal 11 September 2001, menara kembar WTC dan Pentagon di Amerika Serikat diserang dan korban tewas diperkirakan mencapai 3.000 orang.

Empat jam sebelum serangan tersebut, mesin REG menunjukkan sebuah spike!

Bukan hanya itu, pada bulan Desember 2004, mesin itu kembali menjadi liar. Spike bermunculan di grafik yang dihasilkannya. 24 jam kemudian, sebuah gempa besar terjadi di samudera Hindia yang kemudian menyebabkan tsunami Asia yang membunuh seperempat juta orang.

Hasil ini mengejutkan karena mungkin mesin ini telah mengkonfirmasikan teori mengenai kemampuan precognitive (mengetahui apa yang akan terjadi) manusia! Sebagian peneliti memang percaya kalau pikiran bawah sadar manusia sebenarnya mampu "merasakan" peristiwa yang akan terjadi.

Dengan demikian, ada dua pertanyaan yang berusaha dijawab oleh eksperimen ini.

Pertama, Apakah pikiran (kolektif) manusia mampu mempengaruhi sebuah benda fisik (Mind over matter)?

Dan kedua, Apakah manusia benar-benar memiliki kemampuan untuk mengetahui peristiwa yang akan terjadi?

Tentu saja, kedua pertanyaan ini akan sangat sulit dijawab karena selama ini para ilmuwan lebih sering menolak untuk terlibat dalam dua hal tersebut.

Menurut Dr.Nelson:
"Hal ini benar-benar membuat kami terheran-heran. Kami sedang berada dalam proses untuk mencari tahu apa yang sesungguhnya sedang terjadi disini. Sekarang, kami seperti sedang menusuk di dalam kegelapan."

"Jika melakukan kesalahan, kami sangat bersedia dikoreksi. Namun sampai saat ini kami belum menemukan satupun. Demikian juga dengan orang lain."
Mengenai pertanyaan pertama, Mark Pilkington, seorang jurnalis untuk majalah Fortean Times berkata: "Otak manusia sebenarnya mirip dengan peralatan listrik. Jadi wajar saja kalau ia bisa mempengaruhi medan magnet atau peralatan listrik lainnya."

Prof.Chris French, seorang psikolog di Goldsmith College di London juga setuju.
"Global Consciousness Project telah memberikan hasil yang menarik yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Saya sendiri sedang terlibat dalam eksperimen serupa dan saya ingin melihat apakah saya mendapatkan hasil yang sama."
Pernyataan ini cukup menarik mengingat Prof.French adalah seorang skeptis.

Mengenai kemampuan REG untuk meramal, ia berkata; "Anehnya, tidak ada satupun hukum fisika yang menolak kemungkinan melihat masa depan."

Tetapi, tidak semua peneliti sependapat. Ada yang menganggap kalau Dr.Nelson telah memilah-milah data dan hanya melihat data yang diinginkannya. Efek ini disebut Confirmation Bias dan memang biasa terjadi, terutama dalam kasus ramal-meramal.

Dalam kasus peristiwa 11 September, beberapa hari sebelum peristiwa tersebut terjadi, grafik di REG sebenarnya menunjukkan adanya fluktuasi serupa. Namun fluktuasi ini tidak disinggung oleh Dr.Nelson karena pada hari itu tidak terjadi sesuatu yang istimewa. Hal inilah yang dianggap sebagai bias bagi para skeptis yang menolak hasil eksperimen ini.

Lagipula, jika memang mesin itu bisa menangkap perubahan-perubahan dalam pikiran umat manusia, mengapa banyak peristiwa besar di dunia tidak bisa "dirasakan" oleh mesin tersebut?

Roger Nelson juga mengakui kurangnya bukti untuk mendukung hipotesisnya.
"Saya ingin menegaskan kembali kalau saya suka dengan ide mengenai kesadaran global. Namun ide ini memang masih sebatas spekulasi. Saya tidak ingin mengklaim kalau statistik dan grafik yang dihasilkan adalah bukti adanya kesadaran global. Namun, di pihak lain, kami memiliki bukti kuat kalau terjadi anomali pada data yang seharusnya acak. Anomali ini memiliki korelasi dengan ekspektasi orang-orang mengenai sebuah peristiwa yang penting baginya."
Bagaimanapun juga Dr.Nelson tetap optimis, namun tidak untuk jangka pendek.
"Mungkin kami bisa memprediksikan sebuah peristiwa besar yang akan terjadi. Namun kami tidak bisa mengetahui dengan pasti apa dan dimana peristiwa itu akan terjadi."
"Dengan kata lain - kami belum memiliki mesin yang bisa kami jual ke CIA."
Dr.Nelson kemudian memberikan sedikit filosofi mengenai eksperimen ini.
"Kita selalu diajarkan untuk menjadi monster yang individualistik. Kita didorong oleh lingkungan kita untuk memisahkan diri dari yang lainnya. Hal itu tidak baik."

"Ada kemungkinan kalau kita sebagai manusia sebenarnya terhubung dengan yang lainnya lebih erat daripada yang kita sadari."
Benar sekali.

Namun, untuk membuktikan keberadaan "kesadaran global" yang bisa mempengaruhi sebuah mesin atau meramal peristiwa masa depan, mungkin kita masih butuh waktu dan penelitian yang lebih panjang. Dan untuk itu kita bersyukur untuk peneliti seperti Dr.Roger Nelson.

Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Random Event Generator - Bisakah sebuah mesin memprediksikan peristiwa masa depan?