Fenomena Gaib Kiai As'ad Syamsul Arifin

Sunday, May 23, 2010

Image
Kiai As'ad Syamsul Arifin
Dikisahkan, pada suatu hari Kiai As’ad disuruh Kiai Wahab Hasbullah mengantarkan surat kepada Sunan Ampel. Dia tidak tahu isi surat itu, tapi dia tahu pasti kalau Sunan Ampel sudah almarhum puluhan, atau bahkan ratusan tahun silam. Namun, dia jelas tidak berani menolak perintah gurunya itu. Maka ke mana lagi dia berjalan kalau tidak ke makam sang sunan di Ampeldenta, Surabaya.

Tidak jelas bagaimana pengalaman spiritual yang diperoleh Kiai As’ad dalam mengemban tugas itu. Namun, yang pasti, reaksi Kiai Wahab, ketika dilapori bahwa suratnya sudah ditaruh persis di atas nisan sang sunan, beliau merasa bersyukur karena Sunan Ampel telah merestui pembentukan jam’iyah NU.

“NU adalah tarekat saya, sesuai dawuh (perintah) Sunan Ampel,” tutur Kiai Wahab.

Dikiisahkan pula, ketika Nahdhatul Ulama mengadakan hajatan di Sukorejo, yaitu Munas Alim Ulama 1983 dan Muktamar NU 1984, bantuan logistik mengalir, bahkan melimpah, dari masyarakat, khususnya warga NU. Tujuh hari sebelum acara, tercatat telah terkumpul 20 ekor sapi, 50 ekor kambing, 200 ekor ayam kampung, 15 ton beras, dan lima truk gula, telur, sayur, dan buah-buahan. Semuanya berdatangan di Sukorejo.

Acara yang melayani 1.500 orang itu, tiap hari rata-rata menghabiskan lima sampai enam kuintal beras, 130 sampai 300 ekor ayam, lima ekor kambing dan sapi, satu sampai tiga truk sayur mayur dan buah kelapa, dan tak terhitung kayu bakar, baik yang diantar dengan truk maupun di antar sendiri secara rombongan dengan sepeda ontel. Juru masaknya pun tak dibayar, mereka mengharapkan barakah dari para kiai.

Saking tingginya minat menyumbang dari warga, panitia sampai menolak ternak-ternak sapi dan kambing lantaran mereka tidak mempunyai tempat penampungan. Namun mereka tak habis pikir, binatang-binatang itu kemudian mereka antar lagi dalam bantuk daging.

Bantuan itu tidak hanya berasal dari warga yang kaya. Ada seseorang warga yang hanya memiliki dua ekor sapi yang satunya sedang hamil. Karena untuk acara keagamaan dia menyumbang salah satunya kepada Kiai As’ad.

Anehnya, beberapa hari kemudian seorang “tamu asing” mendatangi warga tersebut. Padahal saat mmberikan sapi itu, selain tulus ikhlas, warga tersebut juga tidak mencatatkan nama dirinya. Lalu, siapa yang memberitahukan tamu asing itu? Lucunya, tamu asing itu ngotot memberikan sejumlah uang beberapa kali lipat dari harga sapi. Karena ikhlas menyumbang untuk kiai, uang itu ditolak dengan tegas. Tapi, si tamu asing menegaskan tak mau meninggalkan rumah itu bila tetap ditolak. Akhirnya, dengan terpaksa uang itu diterimanya juga.

Siapa orang asing itu? Manusia atau mahkluk alam lain? Wallahu a’lam.

Menundukkan Bandit

Pada masa itu, di daerah Besuki, jemaah salah Jumat sangat sedikit sekali bila dibandingkan dengan jumlah penduduknya. Setelah diteliti oleh Kiai As’ad, ternyata di sana ada seorang tokoh yang amat disegani masyarakat, seorang bajingan. Tanpa ragu-ragu, kiai mendatangi rumah tokoh tersebut.

Mengetahui bahwa tamunya seorang kiai besar, tuan rumah jadi kikuk dan kelabakan. Mereka menjadi sangat terharu dan hormat, karena sang kiai tidak mempermasalahkan dan melecehkan “profesi”-nya. Hebatnya lagi, kiai yang alim dan memiliki banyak ilmu itu mengaku sanggup tinggal bersamanya di dunia dan akhirat. Kalau dia nyasar ke neraka, kiai akan berusaha menariknya ke surga. Syaratnya, dia harus mampu memenuhi masjid dengan warga sekitar dalam setiap salat Jumat.

Diplomasi Kiai As’ad membuahkan hasil. Selain akhirnya orang-orang berbondong-bondong memenuhi masjid, sang bajingan itu akhirnya insyaf dan rajin ke masjid. Misteri apa yang ada pada diri Kiai As’ad sehingga mampu menundukkan bajingan itu? Inilah kelebihan Allah yang diberikan padanya.

Gebrakan Kiai

Merasa dirinya berada di jalan yang benar, Kiai As’ad berani melakukan apa pun, termasuk melawan dan mengusir serdadu Jepang yang berada di depannya. Entah kekuatan gaib apa yang menyertai kiai asal Pamekasan, Madura, ini sampai meja yang berada di depannya hancur berantakan saat digebraknya dengan sangat keras.

“Negeri ini milik kami!” teriak Kiai As’ad sambil menggebrak meja dengan sangat keras. “Negeri ini bukan milik Jepang. Kalian harus meninggalkan negeri ini. Kalau tidak, saya dan rakyat akan menyerang kalian!”

Para hadirin tercengang. Meja yang kukuh itu retak dan kakinya menembus lantai! Pemimpin Jepang bercucuran keringat dingin. Ketakutan! Wajah kiai merah, tak ada yang berani menatap. Semua diam membisu!

“Kalian harus pulang sekarang juga!” kata Kiai As’ad.

Mau tak mau, pemimpin Jepang itu menyerah dan menandatangani persetujuan pemulangan tentara Jepang dari Desa Curah Damar Garahan, Jember, ke Surabaya, dengan catatan semua senjata harus ditinggalkan.

Itulah hasil perundingan tokoh-tokoh masyarakat Karesidenan Besuki dengan pemimpin Jepang sekitar September-Oktober 1945 yang bertempat di Pondok Pesantren Sukorejo. Tentara Jepang akhirnya diangkut dengan kereta api ke Surabaya dengan kawalan anggota Pelopor, tentara keamanan Rakyat, Hizibullah Sabilillah, dan rakyat pada umumnya.

Suwuk Kiai

Sebagai kiai dan ulama besar, Kiai As’ad tidak hanya menguasai banyak ilmu dari para guru dan kitab-kitab Hikmah, namun juga ilmu-ilmu yang bagi masyarakat masa kini sebagai ilmu-ilmu gaib. Maklum, murid-muridnya banyak dari kaum bromocorah, sehingga dia pun banyak mendalami ilmu kanuragan (kekebalan). Saat sesama mereka dibekali sebilah pedang serta celurit dan disuruh saling membacok. Tapi, tebasan pedang dan celurit itu tidak ada yang mencederai mereka.

Sebagian murid lain, ada yang diuji melompat dari pohon kelapa yang tinggi dan ternyata badannya tetap utuh serta segar bugar. Yang ajaib adalah saat di antara para murid itu mampu menjatuhkan puluhan buah kelapa hanya dengan sekali pandang.

Di balik semua aktivitas itu, kiai sepuh yang sederhana ini terus-menerus membaca amalan-amalan agar tidak terlihat musuh. “Asma ini penting untuk mencuri senjata dan menyerang musuh,” tuturnya.

Para santri yang dulunya bromocorah, dua di antaranya bernama Mabruk dan Abdus Shomad, kemudian tergabung dalam Pasukan Pelopor itu, dan memang telah beberapa hari mendalami ilmu kanuragan serta silat. Mereka juga sudah di-jaza’ atau di-suwuk (ditiup dengan doa, atau disemprot dengan air yang sudah didoakan) oleh Kiai As’ad Syamsul Arifin. Keampuhan mereka itu dibuktikan dalam perjalanan di daerah Dabasah, dekat Bondowoso. Kebetulan di daerah tersebut terdapat sebuah gudang senjata Belanda. Pasukan Pelopor ini, dengan izin Allah SWT, berhasil mencuri 24 pucuk senjata dan sejumlah amunisi tanpa mendapat perlawanan. Dengan ilmu gaib khusus, anak buah Kiai As’ad itu berhasil masuk gudang tanpa terlihat oleh pasukan Belanda.

Pasir Jadi Dentuman Senjata

Ketika mengadakan gerilya, beberapa pejuang tampak membawa pasir. Konon, pasir itu adalah pemberian dari Kiai As’ad kepada para pejuang itu. Pasir tersebut kemudian ditaburkan ke kacang hijau di dekat markas tentara Belanda atau di jalan yang akan banyak dilewati tentara Belanda.

Aneh, suatu keajaiban terjadi. Puluhan tentara Belanda yang bersenjata lengkap itu tiba-tiba lari terbirit-birit ketakutan sambil meninggalkan senjatanya. Mungkin mereka mengira suara pasir itu adalah suara dentuman senjata api. Padahal, saat itu para pejuang tidak membawa senjata api. Bagaikan mendapatkan rejeki nomplok, para pejuang itu seakan berpesta pora dan memunguti satu per satu senjata-senjata yang ditinggal Belanda itu.

Dalam kesempatan lain, sebanyak 50 anggota Laskar Sabilillah mohon jaza’ kepada Kiai As’ad ke Sukorejo sebagai bekal untuk berjuang melawan Belanda. Pertama-tama yang ditanyakan oleh Kiai As’ad adalah keteguhan mereka untuk berjuang. “Apakah kalian betul-betul ingin berjuang?” tanya Kiai As’ad.

“Kami memang ingin berjuang, Kiai, asalkan kami diberi azimat,” jawab pemimpin rombongan.

“Oh, itu gampang,” jawab Kiai As’ad. “Be en entar bungkol, moleh bungkol (kamu berangkat perang utuh, pulang pun utuh).”

Lalu Kiai As’ad mengambil air putih dan menyuruh mereka meminumnya sambil membaca sholawat. Setelah itu Kiai As’ad berpesan, “Kalian tidak boleh menoleh ke kiri dan ke kanan. Terus maju, jangan mundur. Kalau maju terus dan tertembak mati, kalian akan mati syahid dan masuk surga. Tapi, bila kalian mundur dan tertembak, kalian akan mati dalam keadaan kafir!”

Mecah Diri

Pada suatu hari, Kiai Mujib diajak Kiai As’ad menghadiri delapan acara walimah haji di luar kota. Kiai Mujib baru merasakan keajaiban yang dialaminya setelah kembali ke Sukorejo. Mereka berangkat pukul 20.30, dan pukul 22.30 telah berada lagi di Sukorejo. Padahal perjalanan pulang pergi saja memerlukan waktu dua jam, sementara mereka harus mengunjungi delapan kali acara yang tepatnya masing-masing sangat berjauhan. Ini belum lagi dihitung waktu Kiai As’ad memberi ceramah dan jamuan makan, yang tentu saja memakan waktu tidak sebentar.

Ini ajaib. Mana mungkin perjalanan yang seharusnya memakan waktu dua jam plus semua acara yang tempatnya saling berjauhan dan memakan waktu berjam-jam itu bisa dilakukan hanya dengan dua jam? Kiai Mujib mengemukakan kebingungannya itu kepada sopir kiai, H. Abdul Aziz.

“Iya…iya, kenapa bisa begitu?” katanya sambil berulang kali melihat jam tangannya untuk menyakinkan diri bahwa saat itu memang baru pukul 22.30.

Seminggu kemudian, di Sukorejo, Haji Aziz memperoleh info mengenai keributan yang hampir saja terjadi di antara pemilik delapan acara walimah tersebut karena masing-masing ngotot didatangi kiai pada saat yang bersamaan. Akhirnya mereka sama-sama heran, sebab masing-masing mempunyai bukti berupa foto ketika kiai berada di rumah-rumah mereka.

Peristiwa seperti itu pernah dialami sendiri oleh Kiai As’ad ketika muda. Dia heran, ada kiai yang menjadi imam salat Jumat di tiga masjid dalam waktu yang bersamaan. Menurut kisah, Kiai As’ad bermakmun saat salat Jumat dengan imam Kiai Asadullah di Masjid Besuki. Bupati Situbondo, yang mendengar hal itu, membantah, dan sambil ngotot mengatakan bahwa Kiai Asadullah hari itu mengimammi salat Jumat di Situbondo, bahkan sang Bupati mengaku berdiri tepat di belakangnya. Penghulu Asembagus, yang kebetulan mendengar pertikaian itu, malah menimpali bahwa Asadullah menjadi imam salat di daerahnya.

Hal itu mengingatkan Kiai As’ad pada dawuh (perintah) Habib Hasan Musawa bahwa Kiai Asadullah telah mencapai maqam fana fi adz dzat, bisa menjadi tiga bhkan sepuluh dalam waktu bersamaan. Ilmu yang sama kelak kemudian hari juga dimiliki oleh Kiai As’ad

Maqam Fana

Mengetahui bahwa Kiai As’ad telah tertidur pulas, Kiai Mujib, yang memijit beliau, kemudian mencium badan sang kiai dari ujung kaki sampai ujung kepala. Namun, dia tidak mencium bau apa-apa. “Beliau ini sebenarnya ada apa-apanya tidak sih?” pikir putra Kiai Ridwan, pencipta lambang NU itu. “Apakah ini orang yang dikatakan sudah berada di maqam fana?”

Tapi ternyata Kiai Mujib terkaget-laget. Tiba-tiba terdengar suara, “Pak Mujib, apa yang sampean cari. Apakah sampean mengira di dalam tubuh saya ini ada apa-apanya?”

Dari pengalaman itu Kiai Mujib tersadar, lebih baik melihat beliau dari jauh. Ajaib! Kalau dilihat dari jauh terlihat agak samar tapi tampak, tapi kalau didekati tidak kelihatan. Sulit ditebak, seperti apa sebenarnya tingkatan maqom manusia yang bernama As’ad Syamsul Arifin itu.


Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Fenomena Gaib Kiai As'ad Syamsul Arifin

Misteri Tenggelamnya Kapal Gotheburg

http://images.cdn.fotopedia.com/flickr-3531985788-image.jpg
Lebih dua ratus tahun silam, pada September 1745 kapal milik Swedish East India Company (Svenska Ostindiska Companiet atau SOIC) bernama Gotheborg menghantam karang di kawasan luar pelabuhan Gothenburg, Swedia. Kapal ini tenggelam setelah melakukan beberapa misi dagang ke wilayah Tiongkok selama enam tahun.

Kapal Gotheborg adalah salah satu kapal dalam armada dagang SOIC. Sejak SOIC didirikan pada 1731 sampai tahun 1821 saja sudah melakukan 132 ekpedisi dan misi dagang. Dalam kurun waktu ini tercatat delapan kapal dinyatakan hilang atau tenggelam.

Namun satu dari sekian kapal yang tenggelam itu, Kapal Gotheborg dianggap yang paling menyedihkan. Betapa tidak, kapal itu justru karam saat sudah berada di Alvsborg Fortress tepat di gerbang masuk pelabuhan Gothenburg. Walau seluruh kru kapal dan sebagian muatannya berhasil diselamatkan, kapal itu sama sekali tidak tertolong dan terpendam di dasar laut selama 250 tahun.


Pada Maret 1743 kapal Gotheborg sandar di teluk kepulauan Swedia barat persis bersebelahan dengan kepulauan Styrso. Saat itu di awal musim semi dan kapal ini tengah menanti angin berhembus yang bisa mengantarkannya ke luar dari Laut Utara.

Segera Kapten Moreen memberikan perintah untuk berangkat menuju tujuan mereka yang terakhir. Tujuan tersebut adalah Canton (Guang Zhou), di daratan Tiongkok.

Akhirnya kapal ini berlayar dan selama dua setengah tahun dan tak seorangpun yang pernah mendengar apa-apa tentang kapal ini. Dalam catatannya disebut bahwa kapal agak terlambat pulang karena meleset dari jadwal. Sambil menunggu angin muson India, Gotheborg lego jangkar di Batavia selama enam bulan.


Di Batavia, SOIC juga melakukan perdagangan dan memasok rempah-rempah untuk dibawa kembali ke Eropa. Selama tiga kali pelayarannya bolak balik Swedia-Tiongkok, Gotheborg memang selalu singgah di Batavia. Setelah beristirahat dan melakukan perbaikan kapal, Gotheborg kembali berlayar dari Batavia.

Perjalanan pulang mereka melintasi Samudera Hindia dan Samudera Atlantik memakan waktu yang lama. Dalam jadwal semestinya kapal itu sudah kembali hampir setahun yang lalu.

Lantas di pagi hari 12 September 1745 kapal ini muncul di horizon luar Pelabuhan Gothenburg. Seluruh kru yang sudah bosan dalam pelayaran bersorak, namun tiba-tiba terdengar suara hentakan keras. Kapal ini menghantam karang dan menenggelamkannya.

Diperkirakan 100 ton kargo (rempah, sutera, gula, keramik, keping emas dan perak) ini ikut tenggelam. Tragedi ini ternyata menimbulkan tanda tanya. Apakah memang kapal ini benar-benar menabrak karang? Pertanyaan itu terus bergema selama dua abad. Sejauh ini, penyebab bencana masih misteri. Apa yang sebenarnya terjadi masih belum jelas. Meski sejumlah arsip menemukan dokumen-dokumen yang hilang, rumor tetap saja mengatakan ada sesuatu yang salah.
Penggalian Puing Gotheborg
Tenggelamnya Kapal Gotheborg, menimbulkan pertanyaan besar. Apakah kapal ini benar-benar mengalami kecelakaan atau karena kesengajaan, atau… Selama 250 tahun bangkai kapal tersebut terkubur di dasar laut bersama rahasianya.

Sampai akhirnya, pada tahun 1985, Kapal Gotheborg ditemukan kembali di dasar laut wilayah Swedia. Penemuan itu terjadi secara tak sengaja oleh seorang penyelam amatir. Penemuan bangkai kapal ini menjadi topik hangat berita dunia, karena merupakan bagian dari sejarah maritim perdagangan Swedia dan Kota Gothenburg ke wilayah Tingkok (kini RRC).

Dalam kurun waktu 1986-1992, penggalian kembali sisa-sisa kapal tersebut dilakukan. Dari area penggalian di dasar laut, pecahan dan bangkai kapal dikumpulkan beserta muatan kargonya yang turut tenggelam.

Sembari melakukan penelitian dan penggalian, muncul gagasan untuk membangun replika Kapal Gotheborg. Gagasan untuk membangun ulang kapal sesuai dengan bentuk aslinya itu dimulai sejak Juni 1993 dan akhirnya selesai pada Juni 2003. Seluruh pekerjaan itu dilakukan di galangan kapal Terra Nova di Eriksberg.

Selama sepuluh tahun, replika Kapal Gotheborg dengan menggunakan skala 1:1 akhirnya berhasil diselesaikan. Dua tahun setelah diluncurkan ke laut, kapal tersebut dijadwalkan untuk mengulang jejak sejarah 260 tahun lalu, yakni jalur pelayaran Silk Road on the Sea.

Pelayaran replika Kapal Gotheborg ini juga sekaligus untuk mem peringati 55 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Swedia dan RRC. Bahkan saat pembangunan kapal tersebut, beberapa pejabat RRC termasuk Menteri Luar Negeri dan Wakil Perdana Menteri Wu Yi pernah melakukan kunjungan ke galangan kapal tersebut.

Berbeda dengan armada kapal dagang lainnya seperti Portugis, Spanyol, Belanda atau Inggris, armada dagang SOIC justru disambut meriah dan tetap dikenang sebagai armada dagang "damai" di kawasan Asia khususnya di RRC dan Indonesia.

Kapal replika Gotheborg ini dibangun ulang dengan menggunakan material dari kayu dan dibentuk persis dengan aslinya. Termasuk bagian dek, kabin, bahkan tampilan keseluruhannya. Bedanya, kapal replika ini dilengkapi dengan peralatan navigasi modern, dua mesin Volvo Penta 2 X 22 kWh.

Performa umumnya, kapal replika ini berukuran panjang 58,5 meter (termasuk bowsprit), lebar 11 meter, berbobot 1.150 ton dengan kecepatan jelajah 5- 6 knot (9-11 km/jam) dengan kecepatan maksimum 8 knot (15 km/jam). Selain itu kapal replika ini juga dilengkapi dengan 14 canon (meriam) untuk penembakan penghormatan (salute), sementara kapal aslinya yang tenggelam 260 tahun lalu memiliki 30 buah canon (meriam) dalam beberapa varian kaliber. Artileri kapal itu dulunya hanya digunakan untuk beladiri mengantisipasi kemungkinan serangan kapal-kapal bajak laut (pirates) atau buccaneers (perompak).

Ekspedisi jejak sejarah Gotheborg ini dilepas oleh Raja Swedia Karel Gustaf pada 2 Oktober 2005. Kapal ini berlayar dengan 80 awak kapal, 50 di antaranya pelaut baru.

Dulunya di abad 18, dalam pelayaran dagang SOIC, Gotheborg biasanya mengangkut bahan mentah berupa besi dan kayu. Barang muatan ini akan dijual di Cadiz (Spanyol) untuk mendapatkan mata uang perak (piastres) Spanyol. Mata uang inilah yang digunakan membeli produk-produk Tiongkok yang sangat diminati oleh orang-orang Eropa seperti sutera, keramik/porselin, teh, tumbuhan obat. Namun saat singgah di Batavia dan Jawa, kapal ini juga membeli muatan tambahan berupa rempah-rempah.

Sementara bagi orang-orang Tiongkok pada masa itu, barang-barang Eropa umumnya kurang menarik, mereka justru lebih berminat pada koin-koin perak dan produksi barang-barang yang terbuat dari logam. Ketertarikan yang berbeda terhadap komoditi ini tentunya menghasilkan surplus di kedua belah pihak.

Bayangkan saja, saat Gotheborg tenggelam, sebagian barang-barang yang selamat langsung di lelang di dermaga. Hasil lelang itu bahkan sudah memberi keuntungan pada SOIC sebesar 14%.

Namun pelayaran kapal replika Gotheborg bukanlah untuk misi dagang, melainkan untuk mengenang jejak sejarah misi dagang SOIC Swedia dan mengulang jalur pelayaran Silk road on the Sea, termasuk jalur pelayaran Laksaman Zheng He (Cheng Ho).

Jejak Sejarah Gotheborg

Setelah delapan tahun dikerjakan sejak Juni 1995, replika kapal Gotheborg akhirnya diluncurkan ke laut pada 6 Juni 2003. Setelah melakukan berbagai uji coba pelayaran, diputuskan kapal tiruan ini layak melakukanperjalanan jauh.

Sesuai dengan kapal aslinya, replika ini dijadwalkan akan melakukan perjalanan melintasi jalur sutra laut (Silk Road on the Sea). Termasuk melintasi jalur pelayaran yang pernah dilakukan Laksamana Zheng He (Cheng Ho) 1405-433.

Rute pelayaran replika Kapal Gotheborg ini mengawali pelayarannya sejak 2 Oktober 2005. Kapal berangkat dari pelabuhan Gothenburg (Swedia) menuju Cadiz (Spanyol) melintasi Laut Utara (North Sea) kemudian menyusuri perairan barat Afrika dan menyeberang Samudra Atlantik ke Recife (Brasil). Dari sana kembali menyeberang ke Cape Town lalu singgah lagi di Port Elizabeth (Afrika Selatan).

Dari Port Elizabeth melintasi Samudera Hindia menuju Fremantle (Australia). Setelah sandar di Fremantle, kapal bergerak ke utara melintasi Selat Sunda dan singgah di Jakarta (Indonesia) pada 18 Juni 2006. Di Jakarta, kapal Gotheborg sandar selama 10 hari sebelum melanjutkan rutenya ke Guang Zhou (RRC). Lalu meneruskannya ke Shanghai (RRC). Dari Shanghai kapal memutar dan singgah di Victoria (Hongkong). Menurut rencana dari Hongkong kapal akan singgah di Singapura pada 30 Desember 2006.

Dari Singapura, perjalanan diteruskan melintasi Selat Malaka berbelok ke Samudera Hindia dan memasuki gugus kepulaun Republik Mauritus dekat Madagaskar. Kemudian kapal berbelok ke Port Elizabeth lalu ke Cape Town. Dari sini kembali melintasi Samudera Atlantik dan singgah di Ascension Island (Inggris).

Lalu pelayaran berlanjut hingga ke Azores (Portugis). Dari kepulauan wilayah Azores akan berbelok menuju London (Inggris). Setelah singgah di London, kapal Gotheborg akan mengakhiri pelayarannya dan kembali ke Gothenburg pada September 2007.

Total seluruh rute tempuh kapal Gotheborg pergi pulang akan melintasi jarak sejauh 37.000 mil laut atau 68.524 km.

Namun rute perjalanan itu kemungkinan bisa saja dievaluasi. Alternatif jalur pelayaran lainnya adalah melakukan perjalanan potong kompas dari Terusan Suez melintasi Laut Mediterranian.

Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Misteri Tenggelamnya Kapal Gotheburg

Misteri Sebuah Foto Yang Dianggap Sebagai Penampakan Hantu, Terpecahkan

Sebuah foto diambil pada saat kebakaran melanda Wem Town Hall di Shropshire pada tanggal 19 November 1995 oleh seorang fotografer amatiran Tony O'Rahilly. Di foto tersebut tampak sesosok gadis kecil berpakaian kuno sedang berdiri di belakang pagar seolah-olah berada di tengah -tengah kobaran api tersebut. Tidak begitu menyeramkan, tetapi apakah foto ini menjadi "salah satu" bukti adanya penampakan hantu ?



Ini dia foto yang dikatakan sebagai salah satu bukti penampakan hantu di Kota Wem, Shropshire.



Tidak begitu menyeramkan bukan ..? Tapi foto ini sempat terkenal dan menjadi berita di media-media seperti BBC , dailymail , dan di milis-milis luar negeri lainnya.


Tony O'Rahilly mengaku pada saat hendak memotret kejadian kebakaran tersebut, dia dan orang-orang disekelilingnya tidak melihat adanya seorang gadis di tempat itu.


Warga bahkan berkata bahwa gadis di foto tersebut adalah penampakan dari hantu Jane Churm seorang gadis yang meninggal saat berusia 14 tahun yang diketahui dengan tidak sengaja menjatuhkan lilin sehingga membakar balai kota Wem pada tahun 1677 sebelumnya.
Sejak saat itu, Kota Wem terkenal dengan isu bahwa Jane Churm menghantui kota tersebut.




Tony O'Rahilly mengklaim tidak ada efek khusus yang diberikan pada foto ini. Hanya saja pada saat itu, dia memotret dengan menggunakan kamera foto hitam putih.O'Rahilly meninggal karena serangan jantung pada tahun 2005.


Setelah mencuci foto dan tersadar bahwa ada sosok gadis kecil yang tertangkap di kameranya, Tony lalu mengirimkan ke Association for the Scientific Study of Anomalous Phenomena, untuk menganalisanya.


Kemudian dia juga mengirim foto dan negatifnya kepada Dr Vernon Harrison, mantan presiden Royal Photographic Society.
Anda bisa melihat biografi Dr Vernon Harrison di SINI .


Dr Vernon Harrison menganalisis foto tersebut dan mengatakan bahwa foto tersebut asli. Anomali yang menyerupai gadis kecil mungkin terbentuk akibat dari pencahayaan dan efek pareidolia yang muncul karena kepulan asap.
Sebuah bukti ditemukan yang saya rasa cukup masuk akal untuk menjelaskan kebenaran dari foto yang diklaim penampakan hantu kota Wem itu.

Sebuah kartu pos (postcard) yang dicetak pada tahun 1922 memperlihatkan sesuatu yang menarik.


Apakah anda sudah menemukan 'sesuatu' yang dimaksud ?


Ini dia yang saya maksudkan :






Seorang gadis kecil sedang berdiri di pojok, mengenakan busana yang persis dengan ini :






Saya rasa misteri foto yang diklaim 'penampakan hantu gadis kecil' ini telah terpecahkan.


Yang jadi pertanyaan,

pertama : apakah Tony O'Rahilly membohongi publik dengan menggunakan teknik menggabungkan dua foto ini menjadi satu ...?

kedua : seorang mantan presiden Royal Photographic Society, Dr Vernon Harrison bisa salah menganalisis sebuah foto ?

Atau kesimpulannya :

Mereka berdua telah bekerja sama untuk merekayasa foto ini untuk menjadikannya sebuah kontroversi ?


Saya tidak ingin dianggap skeptis dengan mengatakan bahwa 'makhluk halus' itu TIDAK ADA atau bahkan SEBALIKNYA. Saya hanya ingin menunjukan bahwa sebaiknya kita tidak perlu merekayasa atau membuat sesuatu untuk membuktikan seolah-olah hal yang tidak ada menjadi ada atau hal yang ada menjadi tidak ada.

Semua kembali kepada keyakinan kita masing-masing.

http://xnews-hawkson-blogmisteri.blogspot.com/2010/05/misteri-sebuah-foto-yang-dianggap.html

Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - Misteri Sebuah Foto Yang Dianggap Sebagai Penampakan Hantu, Terpecahkan

kambing tanpa kepala

Kelahiran anak kambing aneh tanpa kepala ini menggegerkan Warga Dusun Prayung, Desa Sumber Urip, Kecamatan Brebek, Kabupaten Nganjuk, Dimana anak kambing yang satu ini terlahir tanpa kepala dan hanya memiliki 2 kaki.
Anak Kambing Tanpa Kepala aneh ini milik Samijan, dan lahir, Senin (18/1/2010) sekitar pukul 19.00 WIB. Selain tak punya kepala anak kambing ini juga tidak mempunyai ekor.
Selain tak punya ekor kambing ini juga tak memilik organ mulut, hidung, mata dan telinga pada anak kambing tersebut? gimana mau punya kepala aja tidak ada ?

Yang menarik pemiliknya memiliki cara unik dalam memberinya minum ke anak kambing itu. Air susu hasil perahan dari induknya diberikan dengan cara disiramkan ke bagian tubuh anak kambing, yang diharapkan bisa meresap masuk ke dalam tubuhnya.
Lahirnya anak kambing tanpa kepala tersebut sontak menjadi perhatian warga, yang secara bergiliran terus datang untuk menyaksikan. Dengan alasan penasaran dan gemas, tak sedikit pengunjung yang memberanikan diri menyentuh dan mengelus tubuh anak kambing unik tersebut.
Memang aneh dan unik, Tetapi itulah kekuasaan tuhan.

Sumber :http://id.news.yahoo.com/dtik/20100119/ tid-anak-kambing-tanpa-kepala-gegerkan-w-b1ae096.html
Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - kambing tanpa kepala

May X-News: Fenomena Penampakan Orbs 100% Bukan Fenomena Mistis, Penjelasan....!!

Beberapa waktu yang lalu saya sempat tertarik dengan sebuah acara di salah satu stasiun televisi swasta yang menampilkan foto-foto penampakan orb yang katanya merupakan fenomena mistis. Dimana orb tersebut dikatakan adalah jiwa/arwah(disebut juga 'sesuatu' yang memiliki energi negatif) yang tak sengaja tertangkap kamera dengan bentuk bulat/bundar. Masih ingat dengan foto penampakan ufo berbentuk bulat disamping bulan yang kemudian diklaim oleh paranormal bahwa penampakan tersebut adalah fenomena orbs?Apakah penampakan orb pada hasil jepretan foto-foto, murni adalah penampakan mistis.....?


Foto di bawah ini awalnya diklaim adalah penampakan UFO. Foto ini diambil di wilayah Evans Head oleh seorang perempuan bernama Korrine Stewart. Sekitar pukul 22.30 malam, tiba-tiba sebuah benda aneh terlihat muncul di sebelah Bulan.
Anehnya, Stewart mengaku hanya bisa melihat benda yang terlihat bulat ungu itu melalui kameranya. Meski yakin tentang keberadaan UFO, Stewart tak yakin benda yang dipotretnya itu adalah UFO. "Waktu itu saya pikir hanya bayangan," kata dia, seperti dimuat laman Northernstar.com.au, Jumat 9 April 2010.


Para ahli supranatural /paranormal berkata lain. Mereka berkata bahwa objek yang tertangkap itu adalah Orb (bola energi), yang merupakan sebuah penampakan aktifitas supranatural .


Berikut ini contoh foto fenomena orb yang diklaim berkaitan dengan mistis/supranatural.




Kemunculan Orb
Evolusi digital imaging yang dimulai pada akhir 1990-an menyebabkan revolusi dalam penelitian paranormal./ahli suprnatural. Peneliti mulai melaporkan adanya fenomena yang sebelumnya tak terlihat pada kamera yang diambil menggunakan kamera konvensional berbasis film.


Dengan persetujuan bersama, tampaknya fenomena paranormal ini dijuluki sebagai 'Orb'. Orb umumnya berbentuk anomali lingkaran yang terang (seolah-olah bercahaya) didalam foto, walaupun bentuk-bentuk lain seperti bersudut dan memanjang, anomali bulat/bundar, lebih sering muncul dengan berbagai warna dan jumlah...

Interpretasi Paranormal

Selain diartikan sebagai sebuah efek optik, orb terkadang juga dianggap sebagai sebuah fenomena paranormal seperti makhluk bercahaya, makhluk luar angkasa, pesawat luar angkasa, hantu, atau makhluk elemental lainnya.

Meskipun ada penjelasan ilmiah berkenaan dengan kemunculan orb, teori-teori ilmiah yang ada tidak dapat menjelaskan semua penampakan tersebut. Salah satu contoh penampakan yang berlangsung secara konsisten adalah kemunculan orb atau gejala cahaya bergerak lainnya pada hasil foto di lokasi-lokasi tertentu seperti ECETI ranch di negara bagian Washington bagian selatan di dekat Gunung Adam. Orb-orb secara konsisten muncul dalam jumlah besar pada foto tidak peduli jenis kamera yang dipakai, dan tidak peduli waktu pengambilan fotonya.
Hingga saat ini, ribuan gambar Orb telah tersebar dan tertangkap dalam hasil foto kamera.
Kontroversi tentang kemunculan orbs sangat bervariasi misalnya banyak peneliti percaya bahwa anomali tersebut adalah bukti, dari aktivitas supranatural/makhuk halus. Lainnya menganggap orbs merupakan emisi energi yang dikeluarkan oleh makhluk lain '.

Internet dipenuhi dengan gambar-gambar yang mengandung orbs dan sampai saat ini mereka masih menganggap hal ini disebabkan dari aktivitas mistis. Forum-forum diskusi di internet juga ada yang membahas fenomena ini. Koran dan majalah mempublikasikan foto-foto orbs, meyakinkan klaim dari paranormal dan ahli spiritual. Dan kadang-kadang menambahkan dukungan selebriti untuk membuktikannya seperti pada kasus bintang TV Noel Edmonds. Yang mengatakan bahwa 2 buah orbs yang pernah tertangkap di kamera nya adalah arwah dari almarhum orang tuanya yang telah meninggal. Anda bisa melihat beritanya disini : dailymail

Ada juga beberapa buku yang ditulis dengan menggambarkan sifat supernatural dari orbs hingga sampai bagaimana cara berinteraksi dengan orbs sehingga orang bisa mendapatkan pencerahan spiritual 'Melalui Orbs Ascension ' [Diana Cooper dan Kathy Crosswell, Findhorn Press].


Penjelasan 'Orb'

Istilah “orb” mengacu kepada objek tidak diduga yang muncul dalam foto dan umumnya berbentuk lingkaran. Terkadang, objek ini memiliki ekor, yang menandakan bahwa ia bergerak.

Istilah teknis fotografi untuk kemunculan orb, khususnya yang muncul menyolok pada kamera-kamera kompak, adalah “backscatter”, orb backscatter, atau pantulan di dekat kamera.

Dengan keterbatasan ukuran pada kamera kompak dan ultra-kompak, khususnya kamera digital, jarak antara lensa dengan lampu kilat pun sangat dekat, sehingga mengurangi sudut pantulan cahaya ke lensa dan meningkatkan peluang terjadinya pantulan cahaya dari partikel-partikel yang tidak dapat terlihat dalam kondisi normal. Karenanya, orb lazim ditemukan pada foto-foto yang dihasilkan pada kamera digital maupun film yang berukuran kecil.

Orb dapat muncul dari pantulan cahaya partikel-partikel padat (misal debu), cair (titik-titik air, khususnya hujan), atau benda asing lainnya di dalam lensa kamera.

Orb yang diambil selama kasus cahaya rendah di mana lampu kilat kamera diimplementasikan, seperti pada malam hari atau di bawah air. Benda yang diambil dengan kamera kompak atau ultra-kompak, di mana jarak pendek antara lensa dan yang built-in flash menurunkan sudut refleksi cahaya ke lensa, langsung menerangi aspek partikel menghadap lensa dan meningkatkan kemampuan kamera untuk menangkap cahaya yang tercermin dari partikel - partikel yang terlihat.

Orb yang sempurna biasanya berbentuk lingkaran putih atau semi-transparan, meskipun mungkin juga terjadi dengan spektrum warna dari keseluruhan atau sebagiannya. Dengan tetesan hujan, gambar dapat menangkap cahaya yang melewati tetesan menciptakan efek pelangi kecil.


Dalam kondisi di bawah air, partikel seperti pasir atau kehidupan laut kecil dekat dengan lensa, tak terlihat untuk penyelam, memantulkan cahaya dari flash menyebabkan artefak bola dalam gambar. Sebuah flash strobe, yang jarak dari lampu kilat lensa, menghilangkan artefak.

Berikut adalah dua diagram dari contoh hipotesis air. Dalam Diagram A, wajah langsung partikel selaras dengan lensa kamera yang diterangi oleh lampu kilat, dan dengan demikian kamera akan merekam lebih mungkin pembentukan orbs. Dalam Diagram B, partikel diterangi oleh lampu kilat didepan wajah lensa dan karena itu tetap terekam.


Sebuah contoh hipotesis bawah air dengan dua kondisi di mana orbs adalah (A) mungkin atau (B) tidak mungkin.


Dari 2001 - 2003, Para.Science melakukan serangkaian penelitian untuk menentukan sifat orbs dan juga mengapa mereka hanya muncul pada kamera digital. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan probabilitas bahwa orbs hanyalah hasil dari debu udara, kelembaban dan partikulat yang mencerminkan cahaya dari kamera flash kembali ke chip imaging, sehingga menghasilkan karakteristik anomali cerah.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa untuk menghasilkan anomali orbs dalam gambar harus memenuhi beberapa kondisi yang harus terpenuhi; yaitu flash harus Kamera telah digunakan pada saat pengambilan gambar. Materi udara harus berada dalam beberapa sentimeter dari lensa kamera dan materi juga harus dalam kisaran sempit sudut relatif terhadap pusat sumbu lensa material yang dapat memantulkan cahaya dari flash ke dalam lensa.

Penelitian ini mengakibatkan banyak orang mempertanyakan sifat sejati orbs dan menuntun orang-orang lain untuk melakukan eksperimen mereka sendiri dengan hasil probabilitas bahwa orbs adalah hasil dari debu udara dan bahan lainnya telah banyak diakui. Namun ketidakmampuan dari studi sebelumnya oleh Para.Science dan orang lain untuk meyakinkan menunjukkan bahwa masalah kelembaban udara yang membentuk anomali orbs ini telah melahirkan perdebatan antara ahli-ahli supranatural, pendapat skeptis dengan ahli sains.

Sebuah eksperimen beberapa waktu yang lalu dilakukan oleh Para.Science adalah dengan penggunaan stereo (kiri & kanan) fotografi untuk mengeksplorasi fenomena orbs. Dengan menggunakan teknik ini memungkinkan untuk menguji hipotesis bahwa udara dan orbs adalah masalah fisik yang dekat dengan kamera. Jadi, jika sebuah orbs ditemukan hadir pada satu gambar dari sepasang stereo gambar yang diambil secara simultan dan tidak ada pada yang lain, kemudian sumber asli yang anomali harus berada dalam sudut pandang yang terbentuk antara flash dan lensa agar pencahayaan flash ini tercermin dari sumber menyebabkan anomali terang muncul pada gambar akhir.
Juga, seperti objek yang hanya muncul pada salah satu gambar stereo harus secara fisik dekat dengan kamera. Ia akan muncul pada kedua gambar stereo jika terletak lebih dari jauh dari kamera (biasanya kurang dari 2-3cm), sebagaimana ditentukan oleh pemisahan dua sumbu lensa.



Kesulitan ini termasuk; menemukan cara untuk memastikan bahwa kedua gambar diambil secara bersamaan, bahwa kedua gambar telah fokus pengaturan fotografi yang identik yaitu & exposure dan bahwa kedua gambar itu pengolahan pasca adegan gambar sama diterapkan seperti pra-set, keseimbangan warna, file kompresi dll Penggunaan lensa stereo dipasang ke kamera digital juga melihat potongan seperti terlebih dahulu sebagian diblokir cahaya dari kamera built in flash dan kedua penggunaan lensa tunggal / CCD berarti bahwa tidak akan mungkin untuk sepenuhnya mengecualikan setiap anomali dan kesalahan yang disebabkan oleh lensa / CCD yang lain diketahui penyebab dari beberapa orbs seperti anomali fotografi.

Parascience melakukan penelitian dengan meggunakan kamera Fujifilm W1 3D. Kamera digital saat ini yang terdiri dari sepasang lensa dan chip gambar resolusi tinggi membentuk sepasang gambar yang mengambil sistem dengan terintegrasi didalam tubuh kamera yang sama. Kedua gambar mengambil sistem berbagi flash tunggal umum diposisikan berjarak sama antara dua lensa. Penting, baik foto cocok mengambil sistem yang diaktifkan dengan tombol rana yang sama dan menggunakan fokus yang sama, eksposur dan pengaturan flash, sehingga memastikan bahwa dua gambar yang dihasilkan dihasilkan untuk setiap pers rana adalah identik dalam segala hal kecuali untuk pemisahan antara kiri dan kanan gambar. Kamera ini telah membuktikan hipotesis bahwa orbs adalah hasil dari materi udara sekitar yang tercermin dari lampu flash sehingga menciptakan anomali orbs.

Kamera telah digunakan dalam rangkaian percobaan dilakukan di lebih dari dua puluh lokasi luas tersebar di seluruh Inggris dan Eire selama 2009 dan 2010. Lokasi terpilih untuk mencakup perwakilan luas tempat berhantu misalnya diduga istana, lokasi industri, bangunan ritel modern dan juga termasuk lokasi dalam dan luar ruangan.

Foto-foto itu diambil di beberapa lokasi diketahui dengan baik juga, seperti Maria King's Close, Edinburgh; Margam Castle, Wales Barat, dan Yogyakarta Gaol di Eire.
Dalam kebanyakan kasus fotografi itu dilakukan peneliti sedangkan paranormal & anggota, masyarakat tidak menyadari sifat tertentu dari kamera atau percobaan yang dilakukan dilakukan beberapa bentuk investigasi paranormal. Ini menjurus pada satu kesempatan untuk suatu kejadian lucu saat Menengah psikis pada satu lokasi melihat sebuah bola '' pada layar LCD kamera dan menyatakan foto yang akan 'Bukti' semangat seorang gadis muda yang menghantui lokasi itu!

Dalam rangka untuk meniru titik "dan menembak" teknik fotografi digital yang paling dilakukan selama investigasi paranormal amatir kamera itu hanya digunakan dalam eksposur otomatis dan modus fokus. Penggunaan modus otomatis juga memastikan bahwa pasangan stereo resultan dari gambar yang identik dalam hal apapun Software pengolah gambar yang digunakan dalam kamera yaitu yang mempengaruhi keseimbangan warna, adegan pra-set, file kompresi gambar pasangan ini .
Tidak ada peningkatan atau manipulasi gambar yang dilakukan. Setiap pasangan secara bersamaan diambil gambar stereo kemudian dilihat berdampingan dan hanya secara visual untuk dibandingkan keberadaan anomali bola pada salah satu dari pasangan.

Survei komprehensif ini sangat mendukung hipotesis bahwa orbs hanyalah hasil dari debu dan bahan lainnya yang melayang di udara dan dekat dengan kamera , dan sama sekali tidak berkaitan dengan fenomena spiritual.

Berikut ini foto-foto yang diambil oleh Para.science yang berlokasi di Maria King's Close, Edinburgh; Margam Castle, Wales Barat, dan Yogyakarta Gaol di Eire yang diambil dari kamera yang sama dengan objek yang sama, ( Kiri dengan menggunakan flash, Kanan tidak )













Kenapa foto-foto orbs kebanyakan tertangkap pada malam hari...?Saya yakin karena orang yang mengambilnya menggunakan kamera flash. Foto-foto yang menghasilkan anomali orbs, kebanyakan menggunakan kamera yang memiliki lampu flash.

Apakah penampakan orbs ini berkaitan dengan fenomena mistis dan supranatural...?
Setiap orang punya pendapat menurut kepercayaan masing-masing...

(wikipedia,Northernstar.com.au,dailymail, para.science)

Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - May X-News: Fenomena Penampakan Orbs 100% Bukan Fenomena Mistis, Penjelasan....!!

7 Fenomena yang tak terpecahkan

Kali ini world of mystery akan membahas lagi tentang fenomena-fenomena alam yang terjadi di bumi.Setelah 1 hari yang lalu world of mystery memposting tentang 7 Fenomena Alam Yang Unik Di dunia,hari ini yaitu 7 Fenomena aneh yang tidak dapat dipecahkan oleh para Ilmuan.Coba bayangkan fenomena seperti apa yang tak dapat di pecahkan itu?
Inilah fenomena tersebut.

1. Naga Fireballs

Bola naga ini terjadi setiap bulan Okboer di Sungai Mekong yang terletak di Vietnam. Fenomena ini kemudian di namai sebagai Naga Fireballs (beneran loh gan namanya ini bukan Dragon Fireballs, tapi Naga Fireballs, wew make bahasa indo nih ). Dan Ilmuwan-Ilmuwan terkemuka sepakat untuk menyatakan fenomena ini sebagai "just weird as shit."

Prosessnya seperti ini nih : Mulai dari bawah air, 10 dan 100 bola api bermunculan dari dasar sungai, terbang setinggi beberapa kaki lalu menghilang. Naga Fireballs ini dipertontonkan oleh Ribuan Pengunjung dalam negri maupun manca-negara.

2. Star Jelly

Pada saat jatuhnya meteor dari luar angkasa, 90% dari kejadian itu selalu menjatuhkan Star Jelly, tetapi kebanyakan orang mengatakan jika ubur-ubur luar angkasa yang telah terbelah-belah akibat tabrakan meteor.Ada banyak warga dari berbagai negara yang mengatakan akan kejadian aneh ini dan orang Jerman mengatakannya sebagai "Sternenrotz".

3. Blue Jets and Red Sprites


Fenomena yang aneh ini hanya dapat dilihat dari luar angkasa atou dengan pesawat (pesawat luar angkasa). Sprite dan Jet selalu muncul pada saat petir tiba. Sprite setiap waktu biasanya terlihat 50 miles dari permukaan, sedangkan Jet menyamabar langsung ketanah dari sumbernya.

4. Earthquake Lights


Pada tahun 372 SM, orang-orang sering melihat cahaya aneh di langit biru, dan setelah itu terjadi guncangan-guncangan atou gempa. Biasanya cahaya itu sering terlihat di Cina. Cahaya ini juga dilaporkan terlihata pada saat gempa di Peru.

5. Red Rain in Karela

Ketika agan melihat hujan pasti agan berkata "apakah kaos kakiku basah" atou "Apakah aku punya waktu untuk mengeringkan rambutku", tapi itu semua beda jika agan tinggal di Karela, India. Dari Juli hingga September karela mengalami pengalaman yang panjang, yaitu dihujani oleh air berwarna merah. (Walaupun sebenarnya pernah dihujani oleh hujan yang berwarna biru dan hitam, tapi merah lebih ekstreme). Hingga saat ini belom ada satupun ilmuwan yang dapat memecahkan fenomena aneh ini.


6. Raining Animals

Dari beberapa tahun, orang-orang telah melaporkan jika pernah dihujani oleh binatang dari langit di beberapa negara. Kodok telah dilaporkan pernah menghujani negara jepang, Cacing-cacing secara spontan tersebar di tanah dalam jumlah yang cukup banyak di Lousiana, Ikan-ikan berjatuhan di singapur dan California, bahkan ada beberapa yang mengatakan sapi-sapi datang dari langit.

7. Spontaneus Human Combustion

Spontaneous Human Combustion (SHC) adalah fenomena yang terjadi ketika seseorang terbakar secara tiba-tiba tanpa alasan apapun dan terpanggang seperti Popcorn gosong bahkan hingga abu. Dan pertanyaan aslinya adalah "What the hell is setting these people on fire" yang artinya "Neraka apa yang telah membakar orang-orang ini".

Teori dari SHC yang dikemukakan oleh Dr. Gavin Thurston adalah sebagai berikut :

* Dalam beberapa kondisi, tubuh akan membakar dirinya untuk membakar lemak-lemak yang tersimpan, yang tidak menghasilkan keruskana pada sekitarnya.
* Pembakarannya tidak secara langsung / spontan, tapi melalui panas yang berada di sekitar korban.
* Ini sering terjadi ketika tubuh korban sedang mengalami pertumbuhan melalui ramuan-ramuan (secara tidak sehat gan).
* Penyakit Flu / batuk dapat mencegah SHC.
Dari banyaknya penyelidikan Dr. Wilton Krogman membuat percobaan pada mayat manusia yang masih utuh untuk dibakar, dari percobaannya itu, didapatkan jika api yang panasnya 2500 derajat Fahrenheit tidak dapat membakar hingga abu dalam waktu singkat, melainkan 8 jam, dan hanya api sepanas lebih dari 4000 derajat Fahrenheit lah yang dapat membakar tulang-tulang hingga abu.

Sumber :kaskus.us
Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - 7 Fenomena yang tak terpecahkan

foto lain sang penjelajah waktu

ada postingan saya sebelumnya tentang sebuah foto yang diklaim sebagai foto seorang time traveller pada acara pembukaan kembali jembatan South Fork di Kolumbia, banyak yang meragukan kebenaran dan keaslian foto tersebut. Maka saya akan menunjukan satu bukti bahwa foto tersebut bukanlah hasil editan.


Bagi yang belum membaca postingan saya mengenai "Bukti Kedatangan Sang Penjelajah Waktu Tertangkap Kamera pada sebuah foto di tahun 1940" dan penjelasannya, anda bisa membacanya di

Memang banyak yang meragukan dan bertanya-tanya tentang keaslian dari foto tersebut. Ada yang berpendapat bahwa foto tersebut adalah rekayasa atau hasil dari photoshop.

Berikut ini saya akan menunjukkan bukti yang akan menunjukkan bahwa foto yang diambil itu adalah ASLI dan bukan Rekayasa.
Ini merupakan foto yang ditemukan dari salah satu koleksi John Wihknsne pada saat Acara Peresmian Pembukaan Kembali Jembatan South Fork.






Foto ini sepertinya diambil berlawanan dari sudut yang berbeda tetapi menurut saya merupakan sebuah bukti outentik tentang foto yang diklaim Sang Penjelajah Waktu kita beberapa waktu yang lalu.

Ini foto yang pertama yang menjadi kontroversi itu.

Apakah anda masih bingung...?
Ini foto yang sudah ditandai. .
Perhatikan arah panah merah tersebut.. Arah Panah itu menandai orang yang diklaim sebelumnya adalah seorang time traveller..

Foto ini sepertinya cukup membuktikan kita bahwa orang tersebut merupakan salah seorang yang menghadiri peresmian acara pembukaan jembatan, dan bukan merupakan hasil photoshop..
Dengan bukti ganda yang bagi saya cukup menguatkan ini, telah menjatuhkan dua argumen yang berbeda .

Pertama, yang mengatakan bahwa adanya kunjungan Time Traveller di tahun 1940.
Kedua, yang mengatakan bahwa foto ini adalah hasil editan photoshop.
Demikian pembuktian kali ini...
(hawkson)


Read more: http://wawanwae.blogspot.com/2009/01/cara-membuat-related-post-posting.html#ixzz0rTVhPOvn
READ MORE - foto lain sang penjelajah waktu